"Ini cucu ibu, nampak ibu yang lebih layak kami panggil eyang dari guratan yang ada diwajahnya, membelai lembut rambut cucunya. Seorang gadis belia yang usianya hampir menginjak sepuluh tahun. Cucu ibu sudah ditinggal oleh bapaknya, yang merupakan anak ibu, dan beberapa bulan yang lalu ibunya juga menyusul". Kedua orang tua nya terkena leukimia. Nampak anak gadis kecil ini yang sekarang yatim piatu tidak memperdulikan perbincangan kami, dia nampak asyik melihat pemandangan diluar jendela bus yang membawa rombongan wisata yatim PKPU Solo , bus yang gratis kami pakai karena kebaikan salah seorang donatur, menuju lokasi wisata sekaligus outbond di kaki gunung lawu.

Atmosfir keceriaan anak-anak sudah terasa mulai saat perjalanan di dalam bus wisata, perkenalan demi perkenalan dengan kakak pendamping dari PKPU semakin mengakrabkan suasana. Mereka adalah anak-anak yatim non panti yang mengikuti acara Wisata Yatim sekaligus Pemberian Bingkisan Alat Sekolah PKPU Solo. Tiga Puluh Empat anak yatim yang berasal dari daerah Banjarsari, Serengan, dan Jebres Surakarta.

 Tiba di Lokasi, setelah bus menempuh jalanan dengan medan tanjakan curam,dan dilanjutkan armada truk untuk sampai lokasi.Tim Trainer dari Supersonality Institute sudah menyiapkan serangkaian permainan outbond untuk anak-anak. Anak-anak dibagi menjadi beberapa Tim untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke  tepi hutan Bumi Perkemahan Parang Ijo. Disinilah anak-anak diajak bermain dengan game-game yang menitik beratkan pada penumbuhan kepecayaan diri serta kerjasama tim. 

Sebelum istirahat, anak-anak dan tim PKPU berkumpul, membentuk lingkaran, ditengah hembusan angin pegunungan dan suara gesekan ranting pohon yang beradu. Disini kami berdoa bersama, bersyukur telah ditautkannya hati kami, berdoa bersama untuk kebaikan, keberkahan, dan kesuksesan anak-anak yang kini harus berjibaku hidup tanpa orang tua yang utuh, dan juga para donatur yang telah ikhlas mengamanahkan hartanya untuk disampaikan kepada-anak-anak yatim ini. Indah, sangat indah ketika Allah mempertemukan antara dua kebaikan, mempertemukan antara harapan dan cita-cita, dan ini menjadi motivasi bagi anak-anak yatim yang sekarang bersama kami, bahwa mereka tidak sendiri, masih ada banyak orang-orang yang peduli dan semoga pertautan hati ini menjadikan lekat dalam CintaNya.

Acara terakhir adalah penyerahan bingkisan berupa bantuan Alat sekolah serta pakaian donasi dari Bank Syariah Mandiri Surakarta dan Carefour Solo Paragon, dilanjutkan ke obyek wisata Parang Ijo setelah Istirahat dan Shalat berjamaah. Di Objek wisata anak-anak menampakkan keceriaannya kembali, menikmati indahnya air terjun kemudian berenang dan merasakan tantangan mencoba fliyng Fox diketinggian yang melintasi jurang.

Saat usai acara, kami kembali mendapat pelajaran dua orang anak yang selisih usianya hanya setahun, nampak riang menuruni bus. Ternyata ada dua orang remaja tanggung dengan sepeda mini menyambut mereka, celoteh riang meluncur dari bibir dua anak ini, yang kemudian disambut dengan tawaran membonceng oleh dua remaja tadi. Gelak tawapun berlanjut saat kedua sepeda itu dikayuh, kami baru tahu bahwa kedua orang itu adalah kakak mereka, kami membayangkan betapa kokohnya ibu yang merawat mereka tanpa didampingi seorang ayah.(indra/pkpu solo)














0 komentar:

Posting Komentar

Informasi PKPU Nasional & Internasional

 
Top

Lembaga Kemanusiaan Nasional,peduli yatim, didikan subuh, pengobatan gratis, bantuan sosial, solusi peduli, aksi kebencanaan