Dikaki gunung Merapi, gunung yang nampak angker dan tegar, walau beberapa kali terkoyak karena letusan. Saksi dimana kesetiaan seorang mbah Marijan dan sebuah Maha Karya Allah swt yang sungguh luar biasa. Saat Meletus Abunya sampai terbang di perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah.

Tidak ada gemericik air, yang ada bunyi beliung berpadu dengan deru truk-truk besar yang membawa berkibik-kibik Pasir Merapi, sungai besar itu kering, tanpa sisa. Menyisakan pasir-pasir yang berlomba dibawa oleh-oleh truk besar. Hanya tetesan keringat pekerja yang sebagian besar penduduk desa membasahi kerontangnya sungai dimana seharusnya derasnya air menjadi penyambung kehidupan setiap yang dilewatinya.

Desa Kemalang Klaten, daerah kaki gunung Merapi yang mengalami kekeringan cukup parah. Penduduk untuk mendapatkan air harus menebusnya dengan harga mulai Rp130.000 - 150.000 per Tangki. Salah satu dukuh di desa Tangkil tahun ini tidak ada yang berkurban. Beberapa ternak memang kesulitan mendapatkan pakan.

Alhamdulillah, Idhul Adha tahun ini, Sebar Qurban Nusantara PKPU menembus daerah tersebut, menyalurkan 15 ekor Domba yang kemudian didistribusikan melalui Mushola-mushola yang tersebar didaerah Kemalang yang rawan kekeringan, seperti desa Tangkil tadi.


Mas Bagyo, salah satu warga kecamatan Kemalang menyampaikan sulitnya warga mendapatkan air, bersyukur beberapa waktu yang lalu PKPU juga membantu pengadaan Air bersih untuk warga, dan sekarang PKPU kembali datang untuk meyalurkan Hewan Qurban didaerah ini, warga sangat berterima kasih karenanya.(pkpu solo/indra)


0 komentar:

Posting Komentar

Informasi PKPU Nasional & Internasional

 
Top

Lembaga Kemanusiaan Nasional,peduli yatim, didikan subuh, pengobatan gratis, bantuan sosial, solusi peduli, aksi kebencanaan