Kita perlu mengedukasi lebih banyak orang lagi. Menanamkan pemahaman
bahwa berqurban tak harus untuk dibagikan ke sekitar rumah kita saja.
Qurban yang kita tunaikan dapat kita bagikan ke seluruh penjuru dunia.
Pilihlah lembaga kemanusiaan yang professional. Qurban anda dapat
dihantarkan kepada para pengungsi Somalia di Dadaap, Kenya, atau di
tenda-tenda pengungsian di Myanmar.
Berawal dari aksi kemanusiaan kepada para pengungsi Somalia yang
menanggung derita akibat konflik berkepanjangan di negerinya. Aksi itu
dimulai tahun 2011 yang lalu. Mulai dari distribusi kebutuhan pokok,
trauma healing, layanan kesehatan, pembuatan sumur, dan juga pelaksanaan
qurban bagi korban konflik yang telah kelelahan dalam krisis sosial
yang mendera negerinya.
Bukan perkara yang mudah menghantar qurban ke tenda pengungsian Somalia di Dadap, Kenya. Sebuah daerah perbatasan Somalia dan Kenya, dimana para pengungsi menempati camp-camp pengungsian. Perjalanan 7 jam dari Nairobi menempuhi udara panas gurun. Setelah itu harus menempuhi 5 jam perjalanan dari Ghariza, sebuah kota kecil sebelum sampai ke Dadaap.
Halang dan rintang membayangi sepanjang program akan dilaksanakan. Kondisinya, para pengungsi berebutan dan terjadi keributan karena pembagian daging qurban oleh lembaga-lembaga sebelumnya.
Niat yang baik, tekad yang kuat, persiapan yang cukup matang, ternyata tidak cukup. Situasi lapangan berkata lain. Biar begitu, distribusi daging qurbang tetap terlaksana bagi pengungsi Somalia di Ghariza. Sehimpun doa-doa dipanjatkan agar pelaksanaan qurban berlaksana lancar dan tak berakibat konflik antar pengungsi karena berebut sekantung daging.
Evaluasi pun segera dilakukan. Strategi dimantapkan. Tahun ini, insyaAllah, Lembaga Kemanusiaan nasional ini akan tetap melaksanakan qurban bagi pengungsi Somalia. Harapan yang disematkan, kesadaran internasional, juga orang Indonesia kenan berbagi kebahagiaan bagi saudara-saudara kita nun di benua Afrika. Qurban yang kita tunaikan tahun ini, bisa dihantarkan hingga ke Somalia. InsyaAllah. Mari berqurban. Sekarang.(Rahma Damayanti)
Berawal dari aksi kemanusiaan kepada para pengungsi Somalia yang
menanggung derita akibat konflik berkepanjangan di negerinya. Aksi itu
dimulai tahun 2011 yang lalu. Mulai dari distribusi kebutuhan pokok,
trauma healing, layanan kesehatan, pembuatan sumur, dan juga pelaksanaan
qurban bagi korban konflik yang telah kelelahan dalam krisis sosial
yang mendera negerinya. Bukan perkara yang mudah menghantar qurban ke tenda pengungsian Somalia di Dadap, Kenya. Sebuah daerah perbatasan Somalia dan Kenya, dimana para pengungsi menempati camp-camp pengungsian. Perjalanan 7 jam dari Nairobi menempuhi udara panas gurun. Setelah itu harus menempuhi 5 jam perjalanan dari Ghariza, sebuah kota kecil sebelum sampai ke Dadaap.
Halang dan rintang membayangi sepanjang program akan dilaksanakan. Kondisinya, para pengungsi berebutan dan terjadi keributan karena pembagian daging qurban oleh lembaga-lembaga sebelumnya.
Niat yang baik, tekad yang kuat, persiapan yang cukup matang, ternyata tidak cukup. Situasi lapangan berkata lain. Biar begitu, distribusi daging qurbang tetap terlaksana bagi pengungsi Somalia di Ghariza. Sehimpun doa-doa dipanjatkan agar pelaksanaan qurban berlaksana lancar dan tak berakibat konflik antar pengungsi karena berebut sekantung daging.
Evaluasi pun segera dilakukan. Strategi dimantapkan. Tahun ini, insyaAllah, Lembaga Kemanusiaan nasional ini akan tetap melaksanakan qurban bagi pengungsi Somalia. Harapan yang disematkan, kesadaran internasional, juga orang Indonesia kenan berbagi kebahagiaan bagi saudara-saudara kita nun di benua Afrika. Qurban yang kita tunaikan tahun ini, bisa dihantarkan hingga ke Somalia. InsyaAllah. Mari berqurban. Sekarang.(Rahma Damayanti)
Ingin Qurban Anda sampai ke Somalia, Rohingnya, Palestina ?
Sebar Qurban PKPU Solo Call 081327943137 , 0271 - 738282
Office : Jl Letjen Suprapto No 15 Surakarta


0 komentar:
Posting Komentar